Anjing Diare: Kenali Penyebab dan Cara Memberi Makanan yang Tepat

Sulit untuk kita mengatakan memelihara hewan peliharaan anjing lebih mudah dibanding kucing. Daya tahan tubuh yang berbeda dan sumber penyebab penyakit dari masing-masing mereka, kedua hewan lucu dan mengemaskan ini memiliki pengalaman yang berbeda cara perawatan setiap hari.

Salah satu alasan mengapa anjing punya resiko diare, perubahan sikap yang secara tiba-tiba menjadi tidak enak badan. Kelainan aktivitas yang tak biasa terlihat lebih lesu, pup encer hingga hidangan makanan kesukaan tidak dihabiskan dibanding hari sebelumnya.

Peralihan selera makan dari anjing yang tidak mau makan dan berlanjut jadi lesu, pup yang tak normal dan gejala diare menandakan mereka mengalami masalah kesehatan. 

Kita sebagai pemilik hewan peliharaan yang bertanggung jawab pada kesehatan mereka, pasti lebih mudah melihat perubahan dan mengantisipasi dengan tindak lanjut penyembuhan.

Kredit foto: Pexels/RusiruBhagya


Mengenali Penyebab Anjing Diare


Pemilik hewan peliharaan sering panik melihat anjing peliharaan yang diare namun banyak salah mengartikan diare sebagai penyakit utama yang menganggu dan membuat kesehatan mereka menjadi turun.

Gejala anjing menjadi diare lebih sering faktor pemicu dari penyakit utama membuat mereka lesu, pup encer dan diare. Dari gejala diare inilah seekor anjing yang belum beres, pengaruh penyakit utama perlu di obati. 

Gejala anjing diare sebagian besar akan sembuh dalam waktu 48 jam jika bukan karena masalah penyakit. Tingkat kesembuhan anjing diare yang sembuh secara alamiah, biasanya karena gangguan saluran pencernaan sehingga peralihan jenis makanan akan membuat perbaikan kesehatan mereka.

Namun beberapa gejala diare pada anjing yang disebabkan gangguan tidak sederhana, rata-rata bisa berubah menjadi lebih parah saat kondisi mereka tidak diobati.

Oleh karena itulah, penilaian awal pemilik anjing perlu mendapat arahan dokter hewan terdekat, kira-kira penyebab apa membuat peliharaan menjadi diare.

Penyebab anjing menjadi diare
  1. perubahan pola makan secara cepat
  2. makan makanan tidak layak dikonsumsi
  3. memiliki alergi
  4. infeksi parasit
  5. menelan benda asing
  6. pengaruh penyakit

Perubahan pola makan secara cepat


Seperti yang dijelaskan di awal artikel, anjing bisa mengalami diare meski kondisi mereka sehat dan tidak sakit. Pup encer pada hewan sebagian besar pengaruh dari perubahan pola makan yang dilakukan pemilik secara mendadak.

Rata-rata gejala anjing diare karena cara makan yang berubah tanpa sosialisasi, bisa sembuh dalam 48 jam setelah Anda kembali menggunakan pola makan sebelumnya.

Pemberian pakan anjing berkualitas tinggi sering terhambat dari faktor distribusi yang kurang lancar. Saat ketersediaan merk tertentu yang biasa diberikan sebagai makanan utama anjing habis, pemilik sering mengganti sumber makanan utama mereka secara mendadak.

Anjing sebagai hewan peliharaan memerlukan waktu menyesuaikan diri dalam sistem pencernaan mereka, pengenalan makanan baru untuk hewan yang dikenal setia pada majikan kurang dari 1 minggu.

Contoh dari diare yang terjadi pada anjing, ketika makanan baru belum pernah diberikan sebagai makanan anjing. Saat persediaan makanan utama benar-benar kosong, banyak di antara majikan memasukkan makanan lain.

Solusi cara mengenalkan makanan baru untuk anjing Anda, perkenalkan secara perlahan-lahan dengan cara mencampurkan menggunakan makanan lama dalam porsi bertahap.

Makan makanan tidak layak dikonsumsi


Faktor kedua yang menyebab anjing diare adalah mereka makan makanan yang tidak layak dikonsumsi. Anjing termasuk hewan yang memiliki kebiasaan buruk soal pemilihan makanan.

Anjing yang jarang dilatih dan terbiasa hidup bebas, rata-rata senang memakan makanan yang disukai. 

Jenis makanan ini bisa berupa makanan sampah, kotoran dan sumber makanan yang tidak layak dikonsumsi mereka.

Penumpukan makanan tidak layak dikonsumsi dalam sistem pencernaan, bisa diakibatkan dari makanan memiliki gula dan kadar garam tinggi.

Memiliki alergi


Awal anjing menjadi hewan peliharaan di usia kecil, mereka mungkin bisa menerima berbagai makanan mengandung zat tertentu. Setelah usia mereka semakin dewasa, sebagian dari hewan bisa menjadi intoleransi zat makanan yang dianggap normal sebagai konsumsi.

Munculnya alergi makanan bisa memicu anjing menjadi diare karena sistem pencernaan sudah tak mampu melakukan proses metabolisme tubuh. 

Tanda yang paling dasar pada anjing mengalami alergi zat makanan, mulai dari perut yang sakit hingga masalah lebih serius yang perlu bantuan dokter hewan.

Beberapa jenis zat makanan yang menyebabkan alergi pada anjing, seperti sumber makanan yang berasal dari daging babi, kelinci, sapi, susu, gandum, telur, aya, domba, kedelai, dan ikan dikonsumsi berlebihan.

Pengaruh penyakit


Hewan peliharaan bisa mengalami sakit dan menjadi diare saat terinfeksi parasit. Sumber parasit memicu pup encer hanya gejala mendasar dan terdapat pada cacing tambang, cacing gelang, dan parasit lain.

Anjing dapat terkontaminasi parasit dari minuman air yang tercemar, kotoran hewan yang sakit hingga penggunaan alat bersama-sama.

Menelan benda asing


Anjing senang memakan apa saja yang disukainya. Mulai dari rumput sampai benda asing dan menyebabkan saluran usus tersumbat. 

Anjing yang memiliki kebiasaan makan sembarangan, perlu ditangani dokter hewan.

Zat beracun untuk anjing dapat berasal dari makanan yang dikonsumsi manusia. Jenis makanan seperti cokelat sampai cairan pembersih rumah tangga tidak tersimpan dengan baik hingga makan tanaman yang memberi resiko keracunan untuk mereka.

Di luar dari 6 penyebab diare pada anjing, masih banyak faktor bisa memicu penurunan sistem pencernaan hewan yang tidak kita sadari. 

Anjing yang mengalami kecemasan, stres, atau gangguan emosional bisa membuat mereka berespons dengan diare. Anjing adalah makhluk yang sangat sensitif dan sering mengalami pasang surut suasana seperti manusia.

Jika Anda pernah merasa cemas sehingga secara fisik mual, sulit tidur hingga diare, maka Anda tahu bagaimana perasaan anjing yang mengalami kecemasan.

Stres dapat dikaitkan dengan buang air besar yang tidak teratur atau sebaliknya menjadi sulit buang air besar.

Anjing diare perlu dibawa ke dokter hewan jika

  1. berlangsung lebih dari 48 jam
  2. feses berwarna hitam atau diare berdarah
  3. kehilangan selera makan
  4. mengalami penurunan aktivitas menjadi semakin lesu
  5. tanda muntah tidak sembuh
  6. tubuh menjadi demam
  7. dehidrasi

Jika melihat lebih dari satu gejala yang tercantum di atas, ada baiknya menemui dokter hewan terdekat

Cara Memberi Makanan pada Anjing Diare


Ada dua cara untuk mengobati diare. Yang pertama adalah membiarkan sembuh dengan sendiri jika Anda yakin terjadi akibat pola makan. Namun untuk anjing dengan diare akut dapat dirawat dengan aman di rumah dengan memberikan suplemen atau obat untuk meringankan masalah tersebut. Hal utama yang harus diketahui penyebab diare pada anjing.

Jika gejala diare pada anjing karena sakit, alergi dan penyebab lebih serius, alangkah baiknya memeriksakan ke dokter hewan.

Cara memberi makanan yang tepat untuk anjing diare


Ayam rebus dan nasi putih
Salah satu trik tertua adalah memberi anjing makanan hambar berupa ayam rebus dan nasi putih. Cara memberi makanan berasal dari ayam rebus dicampur nasi putih Ini cenderung berhasil pada sebagian hewan peliharaan yang sakit sistem pencernaan. Hal terpenting perlu diketahui pemilik adalah memastikan tidak ada zat tambahan di dalam ayam atau nasi. 

Labu kaleng
Labu kalengan sangat bagus untuk meredakan sakit perut. Labu bisa diserap secara perlahan oleh tubuh. Penyerapan yang lambat ini menjadikannya obat yang bagus untuk sembelit dan diare.

Jahe
Jahe sangat efektif dalam memelihara saluran pencernaan yang sehat. Cara memberi makanan pada anjing diare, jahe sebagai anti inflamasi yang membantu melawan mual, kembung, dan artritis.

Kaldu tulang
Cara merawat anjing sakit diare bisa menggunakan makanan mengandung kaldu tulang. Bahan makanan jenis kaldu adalah pilihan bagus lainnya untuk meredakan sakit perut sekaligus menghidrasi anjing.

Dehidrasi biasanya dikaitkan dengan diare dan dehidrasi kronis akan memperburuk masalah. Jika membeli kaldu tulang, kami sarankan untuk membeli merek yang diformulasikan khusus untuk anjing.

Cara memberi makanan yang tidak tepat, salah satu penyebab yang sering membuat anjing diare. Selain faktor penyebab perubahan pola makan, pengawasan pemilik untuk hewan lebih aman dari diare adalah mengontrol makanan tidak layak agar tidak termakan.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter