Waspada, Inilah Penyakit Yang Sering Timbul Saat Musim Kemarau

Ilustrasi Flu
Kemarau merupakan keadaan dimana curah hujan sedikit/menurun (dibawah 60 mm/bulan). Biasanya musim kemarau terjadi di daerah beriklim tropis. Saat ini, kita sedang memasuki musim kemarau. Sama seperti saat musim hujan, di musim kemarau juga ada beberapa penyakit yang harus diwaspadai.
Biasanya, suhu udara di siang hari saat musim kemarau relatif lebih panas dari biasanya. Sedangkan suhu malam hari, biasanya turun drastis menjadi sangat dingin dibandingkan siang hari. Selain itu, udara yang kering juga memicu timbulnya debu dan polusi udara lainya.
Berikut adalah Daftar Penyakit Yang Sering Timbul Saat Musim Kemarau.

1. Heat Stroke

Penyakit pertama yang harus diwaspadai adalah heat stroke. Sesuai namanya, heat stroke adalah kondisi dimana suhu tubuh meningkat secara tiba-tiba dan dalam tempo yang cepat.
Penyakit ini sangat mudah terjadi saat musim kemarau. Hal ini dikarenakan, suhu di musim kemarau cenderung lebih tinggi.
Maka dari itu, saat musim kemarau disarankan untuk tidak beraktivitas di lingkungan panas, atau diluar ruangan (outdoor). Jika terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan payung, tabir surya dan pakaian yang longgar serta berwarna terang. Hal ini dapat membantu mencegah panas tubuh naik secara tiba-tiba.
Selain itu, perbanyak minum untuk menjaga agar cairan tubuh tetap tercukupi.

2. Mata Kering

Selanjutnya, ada penyakit dry eyes atau mata kering. Penyakit ini terjadi akibat kurangnya kemampuan air mata untuk melubrikasi mata itu sendiri. Dry eyes bisa diakibatkan oleh menurunya produksi air mata, atau meningkatnya penguapan air mata.
Udara pada musim kemarau yang cenderung kering, membuat penyakit dry eyes sangat rentan terjadi.
Beberapa gejala dry eyes yang sering timbul seperti pedih, gatal, dan rasa tidak nyaman pada mata. Untuk mencegahnya, anda bisa menggunakan kacamata terutama saat beraktivitas di lingkungan terbuka. Hal ini akan membantu mengurangi paparan udara kering pada mata.
Selain itu, jangan lupa untuk mengistirahatkan mata secara cukup.

3. Tifus

Tifus merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhii. Biasanya, bakteri ini menular melalui makanan yang tidak dalam kondisi steril. Kurangnya pasokan air bersih, membuat kebersihan makanan kurang terjaga. Selain itu, bakteri Salmonella juga bisanya terbawa oleh lalat dan menempel di makanan yang akan kita konsumsi.
Gejala dari tifus sendiri seperti demam, diare, sakit kepala, dan lain-lain.
Maka dari itu, pastikan makanan yang akan anda konsumsi dalam kondisi bersih.

4. Infeksi Saluran Pernafasan Atas

Seperti yang kita ketahui, musim kenarau memiliki udara yang cukup kering dan berdebu. Hal ini bisa memicu terjadinya Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). Gejala dari ISPA sendiri seperti suara serak, sakit tenggorokan, demam, dan gejala lainya.
Untuk mencegah terjadinya infeksi saluran pernafasan atas, gunakanlah masker saat beraktivitas di luar ruangan atau lingkungan yang berdebu. Pastikan juga rumah anda terbebas dari debu dan memiliki ventilasi udara yang memadai.

5. Keracunan Makanan

Di musim kemarau, suhu udara cenderung meningkat dan lebih tinggi dari biasanya. Hal ini bisa meningkatkan pertumbuhan bakteri dan jamur pada makanan. Jika makanan tersebut dikonsumsi dan masuk kedalam tubuh, bisa memicu terjadinya keracunan makanan. Gejala keracunan makanan sendiri seperti mual, muntah, diare, dan beberapa gejala lainya.
Untuk itu, sangat penting menjaga kebersihan makanan sebelum dikonsumsi.
Jagalah kesehatan tubuh anda di musim kemarau dengan banyak mengkonsumsi air putih, istirahat yang cukup, serta memberikan perlindungan berupa masker dan kacamat terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Demikian informasi mengenai Penyakit Yang Sering Timbul di Musim Kemarau, semoga bermanfaat. Jangan lupa bookmark Kabarsehat.Me untuk mendapat informasi menarik lainya seputar kesehatan.
LihatTutupKomentar