Jenis Makanan Dapat Membahayakan Kucing

Makanan untuk kucing sangat mudah Anda temukan dalam lingkungan rumah, selain banyak dikonsumsi oleh manusia sebagai kebutuhan harian, saat sedang menyantap makanan tersebut, hewan peliharaan sering ikut serta bersama majikan mengonsumsinya. Pemilik hewan peliharaan sebagian besar yang beranggapan kucing yang dipelihara salah satu bagian anggota keluarga juga, sehingga kerap berbagi makanan bersama mereka.

Jenis Makanan Dapat Membahayakan Kucing- Jenis makanan yang diberikan tersebut, seringkali memiliki kandungan yang bisa membahayakan kesehatan kucing. Ketidaktahuan tuan dari makanan dikonsumsi hewan peliharaan, beresiko menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare, organ pencernaan, mencret dan tanda sakit lain jika tidak dicegah.

Jenis Makanan Dapat Membahayakan Kucing

susu manusia tidak cocok untuk anak kucing dan kucing dewasa

Hewan peliharaan terawat dengan baik, selain dipengaruhi cara perawatan kucing yang sesuai, mereka bisa menjadi sakit dari hal yang sepele. Misalnya pemberian jenis makanan dapat membahayakan kucing dapat diketahui untuk mencegah resiko gangguan kesehatan bagi mereka. Beberapa jenis makanan yang perlu diketahui pemilik hewan peliharaan diantaranya:

Produk olahan sejenis:

  • susu
  • coklat
  • kismis
  • Serta jenis makanan lainnya menggunakan bahan utama, tambahan


tanaman, sayur dan buah

  • alpukat
  • anggur
  • bawang bombay
  • bawang putih
  • jeruk


sumber hewani

  • tulang ayam
  • telur mentah
  • nasi
  • ikan asin
  • ikan mentah
  • ikan berumur panjang


lain-lain

  • kafein
  • alkohol


Susu, coklat, kismis berdampak buruk bagi kucing Anda

Menjaga kesehatan hewan peliharaan dari makanan sehat

Anak kucing yang baru lahir, umumnya mendapatkan susu di masa awal kehidupannya dari induk dan sangat baik meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak kucing usia muda. Mereka memiliki ketergantungan yang besar kepada air susu induk kucing di minggu awal hingga ke dua sejak dilahirkan.

Pada cerita yang berbeda saat Anda menemukan anak kucing yang tidak diasuh ibu sehingga terlantar, mereka tidak diperbolehkan mengonsumsi susu yang dibuat untuk manusia karena kandungan zat susu bagi manusia dewasa tidak cocok untuk mereka.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi seimbang saat mereka masih kecil pada minggu pertama hingga 2 bulan, diperlukan susu khusus yang diformulasi untuk anak kucing. Jika Anda ingin membelikan susu anak kucing, mintalah petunjuk dokter hewan, komunitas kucing yang terpercaya memberi saran, sebelum memilih jenis susu anak kucing agar tidak terbuang sia-sia.

Masa pertumbuhan anak kucing yang makin besar setiap minggunya, perlahan produksi enzim laktase dalam tubuhnya makin menurun. Pada usia sekitar minggu ke 8, tubuh anak kucing tidak memproduksi zat enzim laktase, sehingga perlu diperkenalkan makanan pengganti sejak awal-awal minggu tersebut.

Efek Kucing Minum Susu


Masyarakat yang belum pernah merawat kucing, sebagian masih kurang memahami susu manusia berdampak buruk untuk kesehatan kucing, ketika sering mendapatkan susu untuk orang dewasa. Kucing dewasa sebagian besar tidak mampu mentolerir laktosa karena enzim laktase tubuhnya menurun atau tidak ada lagi.

Seekor kucing yang terlalu banyak minum susu tersebut, usus pencernaannya tidak mampu menguraikan minuman tersebut menjadi gula sederhana dan menjadi racun secara perlahan-lahan. Hewan peliharaan ini tidak sedikit mengalami kentut-buang angin karena tumpukan gas menumpuk, diare dan mencret.

Jika Anda memelihara anak kucing dan ingin memberi susu kepadanya, mintalah rekomendasi dokter hewan, petshop dan apotek hewan untuk susu yang sesuai berdasarkan umur mereka.

Umumnya, jenis susu manusia yang cocok untuk anak kucing, salah satunya tidak terdapat kandungan laktosa, misalnya susu SGM LLM, susu beruang atau Bear Brand.

Cara pemberiannya, susu tersebut diencerkan menggunakan air bersih, seencer mungkin dan dapat dikonsumsi anak kucing dengan kriteria sudah bisa membuka mata. Sebelum menggunakannya, perhatikan label yang tertera pada kemasan agar tidak salah membeli dan menjadi sia-sia.

Kismis, cokelat, dan alpukat
kismis bisa berdampak buruk bagi kesehatan kucing Anda jika dimakan. dapat berubah menjadi racun untuk kucing. Selain itu, jenis makanan yang dapat membahayakan kucing seperti cokelat, alpukat, anggur akan mempengaruhi saluran pencernaan dan menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti ginjal.

Jenis makanan tersebut saat termakan hewan peliharaan kucing, dapat menimbulkan respon seperti diare,mencret, muntah, detak jantung tidak stabil kejang dan kesulitan bernapas dengan normal.

Jenis sayuran, tanaman, sumber hewani yang bisa membahayakan kucing

cara menjaga kesehatan kucing dengan pakan berkualitas tinggi

Ada banyak jenis makanan yang bisa berbahaya untuk hewan peliharaan Anda. Kucing selain tidak bisa mengkonsumsi produk hewani sejenis susu untuk manusia, selain itu terdapat jenis sayuran dan tanaman yang perlu dihindari kucing sebagai makanan mereka.

Misalnya, memberikan tulang ikan untuk mereka, ternyata tidak baik untuk saluran pencernaannya, sebab bisa melukai dan mengalami kemungkinan tersangkut mencederai tenggorokan.

Jenis makanan lain yang perlu dihindari sebagai konsumsi kucing

Telur Mentah, proses pembibitan hingga pengolahan induk ayam yang tidak steril kebersihan dengan vaksinasi teratur, sering menghasilkan telur yang belum benar-benar layak dikonsumsi dalam keadaan mentah. Umumnya jenis telur yang dihasilkan ayam tersebut, terdapat kemungkinan bakteri salmonella. Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan kucing menggunakan telur mentah, cari telur dihasilkan ayam telah divaksinasi atau menanyakan langsung ke dokter hewan.

Nasi, sering menjadi bahan makanan campuran untuk kucing. Hewan peliharaan rumahan sebagian besar diberikan nasi untuk menambah rasa kenyang mereka karena kandungan karbohidrat cukup tinggi yang dimiliki. Pemberian nasi yang berlebihan untuk kucing tanpa memperhatikan keseimbangan vitamin, gizi dan nutrisi, rentan mengundang penyakit-penyakit yang berkaitan kelebihan zat kalori.

Ikan asin dan ikan mentah

Rasa asin yang terdapat dalam ikan yang diasinkan memiliki kadar garam cukup tinggi dan bisa berbahaya untuk kesehatan hewan peliharaan Anda. Rasa asin berlebihan dari makanan ikan asin, dapat menyebabkan bulu kusam dan rontok jumlah banyak. Zat yang terdapat dari garam masih bisa ditolerir dalam jumlah kecil, karena makhluk hidup membutuhkan juga dalam takaran yang sehat. Hal ini sama juga dengan ikan mentah, umumnya kucing yang sering mengonsumsi jenis makanan seperti ini, rentan terinfeksi virus atau bakteri yang terdapat pada makanan tersebut.

Cara merawat kucing agar selalu sehat menjadi tantangan untuk pemiliknya. Hewan peliharaan yang Anda rawat di rumah, tidak hanya membutuhkan pakan makanan bernutrisi tinggi, menjaga kebersihan kandang, bermain dan olahraga hingga perawatan harian saja, namun cara Anda memperlakukan mereka dari pemberian makanan, memiliki pengaruh cukup besar menjaga kesehatan mereka sekaligus mencegah timbulnya penyakit dan respon yang tidak diinginkan.

Misalnya, ketidaktahuan majikan saat memberikan salah satu dari jenis makanan dapat membahayakan kucing, selain bisa menimbulkan muntah, diare, mencret, masalah ginjal, gangguan kesehatan jantung dan kejang, kemungkinan yang lebih serius bisa terjadi jika dibiarkan dan dikonsumsi terus menerus oleh mereka.



Related Posts

Subscribe Our Newsletter