Fakta Kutu Kucing Pada Manusia dan Cara Menghilangkan Secara Aman

Sedikitnya informasi tentang kutu yang terdapat pada hewan kucing, membuat sebagian masyarakat sering keliru menyamakan dengan pinjal. Pinjal kucing (Ctenocephalides felis) kelompok parasit yang menempel pada hewan kucing khususnya dan menumpang hidup menghisap darah. Pinjal juga jenis serangga ektoparasit yang dapat hidup pada hewan lain, seperti anjing, tikus, unggas, kelinci dan jenis lain.

Dikutip dari kamus besar Bahasa Indonesia, kutu memiliki cakupan yang lebih luas area dan pengaruhnya. Definisi kutu disebutkan serangga parasit tidak bersayap yang menghisap darah binatang dan manusia.

Kutu bisa terdapat dalam air yang tidak bersih dan populer disebut kutu air. Ketika serangga tersebut terdapat pada anjing, sering sebut kutu anjing. Jenis kutu di dunia sangat banyak, selain menimbulkan masalah pada hewan dan manusia, kutu bisa juga merusak tanaman, yang biasanya pada tanaman usia muda.

Kutu kucing bisa terbang?


Kutu yang terdapat pada kucing memiliki beberapa anggapan yang sering kurang tepat, misalnya Anda mungkin pernah mendengar seseorang menyebutkan kutu kucing bisa terbang. Sementara informasi mengenai kutu yang Anda miliki sangat minim bahkan tidak ada sama sekali.

Untuk menemukan kutu yang mungkin ada di kucing Anda yakni memperhatikan kebiasaan mereka yang terlihat berubah. Peliharaan menjadi sering mengaruk tubuhnya untuk menghilangkan gatal. Dalam kasus yang lebih sering, hewan bisa menggaruk badannya di bawah kursi, di bagian tembok dan tempat lain yang bisa memuaskan keinginan mengaruk gatal.

Setelah memperhatikan sekian jam area kucing berdiri, sayangnya Anda tidak menemukan sesuatu yang di cari berterbangan di udara.

Kutu kucing sejatinya tidak bisa terbang seperti serangga lain. Mereka kelompok berbeda dengan lalat atau serangga yang bisa terbang lain.

Kutu yang tinggal pada hewan liar dan peliharaan, mampu meloncat tinggi menggunakan kekuatan super kaki belakangnya. Kutu diperkirakan bisa meloncat 150 kali dari tinggi badannya sendiri. Jarak loncatan maksimal yang bisa mereka jangkau kurang lebih sekitar 8 inci.

Apakah kutu kucing bikin gatal?


Kutu yang menggigit atau menghisap darah inang yang mereka tumpangi, menimbulkan respon yang bisa berbeda antara ras kucing satu dengan yang lainnya. Namun secara umum, hewan yang bermasalah pada kutu, dimungkinkan mengalami dermatitis alergi kutu.

Beberapa trah kucing paling mudah bermasalah dengan gigitan kutu dan menyebabkan gatal. Salah satu sebabnya, gigitan kutu akan mengeluarkan air liur (ludah) kepada peliharaan sehingga menimbulkan infeksi kulit sekunder.

Beberapa perilaku lainnya dilakukan kucing jika memiliki kutu, majikan akan melihat tanda berikut:

  • kebiasaan menggaruk sering dilakukan
  • terkadang menggigit kaki, ekor atau tubuh lainnya jika gatal sangat menganggu
  • rentan lecet atau luka di area tertentu
  • mantel bulu menipis karena keseringan digigit


Apakah kutu kucing bisa hidup di kepala manusia?


Kutu salah satu parasit yang menyenangi lingkungan hangat dan gelap. Biasanya mereka akan bersembunyi di mantel bulu peliharaan dan bisa keluar meloncat menggigit makhluk lain yang ada di dekatnya.

Manusia memiliki resiko yang sama terhadap kutu. Bagian favorit mereka tinggal, biasanya di kepala yang terdapat rambut karena memberi perlindungan dari terang dan hangat.

Perbedaan kutu kucing dengan kutu manusia, kutu kucing tidak bisa tinggal di rambut manusia karena berlainan bentuk. Jenis kutu hewan hanya dapat menggigit atau menghisap darah juga yang biasanya timbul gatal.

Cara menghilangkan kutu kucing


Perubahan musim secara bergantian, kutu cenderung sering muncul saat musim panas dan hangat. Cuaca yang menurut mereka ideal untuk bertelur, menetas dan menghasilkan kutu lain, maka sasarannya mencari inang untuk ditumpangi. Majikan yang merawat hewan perlu memikirkan cara menghilangkan kutu kucing agar peliharaan tetap sehat.

Hewan peliharaan yang berkutu, perlu dibantu majikannya agar tidak berkembang semakin banyak sehingga menimbulkan masalah yang lebih serius lagi.

Membiarkan kutu kucing tetap ada pada peliharaan, selain membuat hewan menjadi anemia karena darahnya terus dihisap, kemungkinan lainnya adalah infeksi cacing pita. Kutu yang tertelan dan termakan bisa menyebabkan masalah pencernaan. Oleh karenanya, cara menghilangkan kutu kucing sangat perlu dilakukan segera.

Cara menghilangkan kutu kucing di rumah


Selain mendapat bantuan dokter hewan untuk menghilangkan kutu kucing, majikan dapat mempercepat proses membasmi kutu semakin cepat.

Pilih jenis sabun pembersih atau deterjen yang ramah untuk hewan, salah satunya sunlight atau menggunakan shampoo anti-kutu yang dijual untuk kucing. Shampoo kucing memiliki perbedaan bahan dalam pembuatannya sehingga tidak boleh salah menggunakan.

Sisir kutu kucing dengan alat khusus


Kombinasi membasmi kutu kucing dimungkinkan selama mendapat rekomendasi dokter hewan. Hewan peliharaan umumnya akan mendapat saran agar sering dimandikan dengan shampo khusus, selain itu pakai sisir khusus untuk menemukan telur dan kutu dewasa.

Cara membasmi kutu kucing di kamar


Untuk menghilangkan kutu di kamar,Anda harus melakukan tindakan pencegahan yang serupa dengan jika berurusan dengan kutu dan hama lain, diantaranya:

  • Bersihkan lantai, perabotan, dan apa pun yang ada di sekitar hewan peliharaan Anda setiap hari
  • Tutup dan buang kantong vakum sesudah dipakai
  • Gunakan uap untuk membersihkan karpet agar kutu tertinggal dapat dihilangkan
  • Cuci tempat tidur hewan peliharaan dan keluarga dalam air sabun panas setiap dua minggu.
  • Anda dapat menggunakan insektisida sesuai dengan instruksi pabrik atau menghubungi pembasmi profesional untuk membersihkan ruangan kamar dan pekarangan.




LihatTutupKomentar