4 Penyebab Alergi Pomeranian dan Cara Mengatasinya

Anjing Pomeranian yang sering disebut nama lain seperti minipom, pompom, miniature atau teacup pomeranian sebenarnya panggilan lain diberikan komunitas hewan. Menurut standar AKC (American Kennel Club) ras ini memiliki satu sebutan resmi, yaitu Pomeranian.

Diluar dari nama yang banyak beredar bagi peliharaan ini, ada hal penting lainnya yang mungkin saja bisa bermanfaat untuk Anda, tentang alergi.

4 Penyebab Anjing Pomeranian Mengalami Alergi


Beberapa jenis Pom mempunyai daya tahan yang berbeda untuk kelompok sejenisnya. Ketika majikan memberi makanan yang sama berdasarkan kelompok umur secara rata-rata, problem baru bisa muncul pada hewan lain. Selain asupan makanan yang kurang sesuai, faktor lain yang mungkin menjadi sumber alergi adalah paparan bahan cair rumah tangga, lingkungan pada situasi tertentu atau pengaruh dari hewan kecil yang mengikutinya.

Alergi Produk Rumah Tangga


Anjing rumahan seperti minipom rentan mengalami alergi pada beberapa produk rumah tangga. Cairan seperti bahan sabun, shampo hingga produk karpet.

Alergi Makanan


Anjing Poms memiliki tubuh yang kecil dan sistem pencernaannya mungkin kurang begitu baik dibanding dengan ras bertubuh besar. Pemberian makanan secara sembarangan secara tidak disengaja, sering terlupakan tuannya saat berbagi bersama peliharaannya. Hewan ini mudah terpicu bahan sejenis pewarna tertentu, gula dan penguat rasa yang terdapat pada makanan.

Alergi Lingkungan


Faktor lingkungan biasanya timbul pada anjing yang berpindah tempat tinggal. Mungkin di waktu sebelumnya, Pomeranian Anda tidak bermasalah dengan alergi, saat membawanya ke lingkungan yang baru, masalah kesehatan dapat terjadi. Anda perlu memperhatikan lingkungan sekitarnya yang sering dijadikan tempat bermain atau istirahat terhadap kebersihan, serbuk tanaman, rumput dan dugaan lain pada udara.

Alergi Hewan Kecil


Aktivitas harian Pomeranian tidak selalu terkontrol dengan baik. Hewan peliharaan yang alergi bukan dari sebab diatas, kemungkinan bermasalah dengan hewan kecil seperti tungau, kecoa atau kutu.

Tanda Alergi Anjing Pomeranian


Tanda anjing mengalami alergi bisa berbeda-beda setiap peliharaan, namun beberapa gejala umum akan memperlihat reaksi dan respon yang tidak biasa terjadi. Hewan alergi sebagian besar menunjukkan sikap sebagai berikut:

  • Menggaruk lebih sering
  • Kulitnya terlihat bentol dan warna yang kemerahan akibat gatal
  • Area alergi cenderung memiliki mantel bulu tipis, rusak atau rontok
  • Bentuk poop menjadi encer dan mudah mencret dan diare
  • Kasus yang lebih serius bisa membuat mereka muntah
  • Mata berair jika alergi disebabkan iritasi udara yang buruk atau dari paparan bahan rumah tangga yang tidak tersimpan dengan baik
  • Hidung mengeluarkan ingus atau cairan yang tidak biasanya, biasanya jenis alergi seperti ini dipengaruhi musim atau perubahan cuaca
  • Bisa mengalami gangguan pernapasan dengan suara mengi, biasanya faktor lingkungan luar seperti serbuk, penyakit


Cara Mengatasi Alergi Anjing Pomeranian


Secara umum mereka butuh pemeriksaan dari dokter hewan mendiagnosa penyebab utamanya. Alergi yang timbul kepada peliharaan jika tidak ditemukan masalahnya, cenderung terulang kembali di waktu yang tidak bisa diperkirakan.

Ada beberapa cara mudah untuk menemukan penyebab pomeranian alergi, misalnya mengingat kembali kemungkinan perubahan produk makanan dari asupan sebelumnya, cara penyimpanan yang kurang baik, masa kedaluwarsa, dan kebersihan tempat makanan dari produk pembersih seperti sabun.

Jika hewan peliharaan diduga alergi pada lingkungan di luar rumah, waktu keluar dengan anjing dapat dirubah menjadi sore hari. Umumnya waktu pagi kurang begitu baik untuk hewan karena faktor polusi udara.

Usai berjalan di luar rumah, biasakan untuk membersihkan kaki mereka dari kotoran yang tertinggal menggunakan pembersih yang ramah hewan.

Pengaruh sirkulasi yang buruk dalam rumah, dimungkinkan dialami mereka jika alirannya kurang baik.

Anda bisa mencoba beberapa merek deterjen dan makanan berlabel hypoallergenic untuk mempercepat penyembuhan mereka.



Related Posts

Subscribe Our Newsletter