Cara Mengetahui Kucing Sehat atau Sakit Dari Kotoran Mereka

Cara Mengetahui Kucing Sehat atau Sakit - Waktu panjang merawat hewan peliharaan di rumah, sedikit banyak memberi pengalaman baru untuk mereka yang memeliharanya. Anda mudah mengenali jenis kucing tersebut sehat atau sedang sakit, melalui beberapa tanda dan gejala yang ditunjuk kucing.

Salah satu contoh cara mengetahui kucing sehat atau sakit adalah kotoran mereka (poop). Cara ini mungkin kurang familiar ketika pertama kali memelihara kucing. Sebab Anda perlu pengamatan dan sering memperhatikan kebiasaan mereka.

Dalam tulisan berikut, Anda dapat menemukan metode praktis menentukan seekor kucing sehat atau sakit dengan melihat dari kejauhan poop yang sudah dibuangnya.

Cara mengetahui kucing sehat atau sakit yang dituliskan, tidak dimaksudkan untuk mengganti saran ahli kesehatan hewan, hewan peliharaan tersebut dapat di bawa ke dokter hewan untuk pemeriksaan lanjut. jika bermasalah dengan kotorannya.

Kucing Sehat jika Kotorannya Begini


Kucing sehat rata-rata akan buang kotoran minimal 1 kali dalam sehari, kebiasaan ini sebagai cara mengetahui kucing sehat atau sakit. Saat poop, tanda kotoran berwarna cokelat tua, terlihat tidak terlalu keras dan lembek, dan aroma yang timbul tidak terlalu bau. Terkadang ras kucing yang memiliki sistem pencernaan yang baik dan memperoleh makanan sehat, kotoran bisa saja tidak berbau khas.

Beberapa tanda lainnya menilai kotoran kucing dalam kelompok normal dan sehat, poop memiliki panjang sekitar 2 hingga 3 inci, diameter setengah inci dan terbentuk normal (tidak keras atau encer).

Saat Kucing Buang Kotoran Disertai Diare


Sementara itu, kucing sebagian besar sering bermasalah dengan diare. Hewan peliharaan mengalami diare bervariasi dan tidak selalu sama tiap kucing. Misalnya, suatu ketika siang terlihat diare, kemudian malam sudah pulih. Sedangkan ada beberapa kucing bisa diare berminggu-minggu bahkan bisa dalam waktu sebulan lebih.

Apa yang harus Anda Lakukan pada Kucing Diare


Secara umum diare sumbernya beragam, Anda perlu mencari penyebabnya jika kucing sering mengalami. Sistem imun tubuh kucing yang sehat, mendorong zat penguat tubuh secara alami menyembuhkan diare. Oleh karenanya, kucing diare antara 24 jam hingga 48 jam masih tergolong masalah biasa sehingga menjadi cara mengetahui kucing sehat atau sakit.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama kucing diare adalah memantau kesehatan mereka, khususnya yang masih usia anakan atau kucing tua.

Diare lebih dari 2 hari dan tidak diobati, kucing beresiko mengalami dehidrasi.

Penyebab Umum Kucing Anda Diare

Penggantian makanan secara mendadak dan tidak disosialisasikan perlahan-lahan untuk kucing. Biasanya beberapa kucing rentan diare pada zat makanan tertentu karena pengaruh usia, aktivitas dan riwayat kesehatan yang dialami sebelumnya. Penyebab hewan peliharaan menjadi diare, antara lain penyakit radang usus, terinfeksi cacing, penyakit pankreas, hingga Kanker.

Kapan Waktunya Kucing ke Dokter Hewan

Membawa kucing sakit mendapatkan pemeriksaan kesehatan di dokter hewan sangat disarankan. Selain itu, kucing yang sakit lebih dari 2 hari dengan tanda lain seperti diare berwarna hitam, keluar darah, demam, muntah, lesu atau selera makan tidak ada, ia perlu bantuan tenaga profesional seperti dokter hewan.

Kucing Poop Dengan Tanda Sembelit

Kotoran kucing yang dibuang secara alamiah bisa berlangsung cepat atau rata-rata dilakukan kucing lain. Kucing dapat konstipasi dan menjadi tidak normal membuang poop akibat sangat tegang.

Jika kesulitan buang kotoran berlangsung terus menerus, kucing perlu diperiksa dokter hewan untuk mendiagnosis penyebabnya. Sementara proses poop hanya sekali atau jarang terjadi, secara umum tidak ada yang perlu Anda khawatirkan.

Anda dapat membantu kucing mengatasi sembelit dengan cara berikut:

  1. Kucing mendapat perawatan secara berlebihan, khusus tentang mantel bulu agar selalu sehat dan indah
  2. Memeriksa kemungkinan sakit di organ ginjal kucing
  3. Gangguan Megacolon, definisinya adalah usus besar kucing menjadi sangat besar sehingga membuat fungsi otot didalamnya tidak maksimal. Biasanya kondisi otot tidak dapat posisi terjepit yang akhir membuat kotoran kucing keras atau mengering dalam tubuh sebelum sempat di buang.
  4. Dugaan lain menyebabkan kucing sembelit adalah dampak dari yang mereka makan dan sulit terurai dengan baik. Beberapa dampak makanan yang termakan kucing tersebut, seperti tertelan mantel bulu, tali dan jenis lainnya.
  5. Pengaruh pola makanan yang buruk saat dikonsumsi kucing, membuat tubuhnya mulai kekurangan nutrisi dan vitamin.


Demikian tulisan cara mengetahui kucing sehat atau sakit melalui kotoran mereka, semoga bermanfaat untuk hewan peliharaan Anda.



LihatTutupKomentar